BBM Jenis Premium Dihilangkan, Supir Pete-pete Mogok Beroperasi

BBM Jenis Premium Dihilangkan, Supir Pete-pete Mogok Beroperasi

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Puluhan supir angkutan kota (angkot), atau biasa disebut pete-pete di Kabupaten Bulukumba, mogok beroperasi pada Selasa (28/9/2021) siang.

Para supir tersebut hanya memarkir mobilnya di pinggir jalan poros Bontomalengo-Sawere, tepatnya di Dusun Kampung Baru, Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

Hal tersebut disebabkan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium telah dihilangkannya. Sehingga, mereka harus beralih menggunakan bahan bakar jenis pertalite.

Baca Juga:  Lahan Belum Siap, Master Plan Bandara Wisata Bulukumba Akan Diubah

Sementara, harga BBM jenis premium dan pertalite berbeda. Olehnya itu, mereka menuntut agar dilakukan normalisasi harga untuk tarif penumpang.

“Sekarang BBM jenis premium, kan sudah dihapus. Ini masih bisa kita maklumi. Namun, harus dilakukan normalisasi harga,” kata Jusri, salah seorang supir angkot.

Sebelumnya, tarif angkutan umum dari Sawere menuju Kota Bulukumba sebesar Rp7 ribu per penumpang. Namun, penumpang menurunkan harga menjadi Rp5 ribu. Saat itu, para supir masih memberikan pemakluman.

Baca Juga:  Siswa Belajar di Rumah, SPP Tetap Sama

Karena kondisi saat ini, para supir kembali meminta agar tarif angkutan dinormalkan ke Rp7 ribu. Jusri juga menegaskan, jika aksi mogok ini akan dilakukan hingga pihak Dinas Perhubungan (Dishub) mendatangi mereka.

Mereka meminta ketegasan perhubungan untuk mengakomodir tuntutan mereka. “Kita akan mogok kerja sampai ada pihak perhubungan yang tahu,” pungkasnya.

Penulis: IKM

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template