Home / NEWS

Jumat, 20 November 2020 - 18:44 WIB

Bawaslu Bulukumba Dapat ‘Warning’ Pelanggaran Pilkada

Jaringan Pemuda Bulukumba (Rimba) melakukan aksi didepan kantor Bawaslu Bulukumba, Jalan Kusuma Bangsa, Jumat (20/11/2020)

Jaringan Pemuda Bulukumba (Rimba) melakukan aksi didepan kantor Bawaslu Bulukumba, Jalan Kusuma Bangsa, Jumat (20/11/2020)

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Jaringan Pemuda Bulukumba (Rimba) mengingatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulukumba melalui enam poin desakan dalam pelanggaran Pilkada 2020.

Tuntutan Rimba tersebut disampaikan langsung di depan kantor Bawaslu, Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Caile dalam bentuk demonstrasi pada Jumat (20/11/2020).

Mereka mendesak agar Bawaslu Bulukumba segera menyelesaikan proses pelanggaran yang selama ini telah memiliki bukti kongkrit.

Selain itu, Rimba meminta Bawaslu menjaga independensi dan tidak tebang pilih mengusut kasus pelanggaran Pilkada.

Selanjutnya, mereka meminta kasus yang ada agar benar-benar didalami dengan melakukan identifikasi lebih mendalam.

Baca Juga:  Puluhan Tahun Dinanti, Bulukumba Kini Punya Aset Kapal Pinisi

Poin selanjutnya, meminta agar Bawaslu menginstruksikan kepada seluruh pengawas ditingkat Kecamatan hingga TPS, menjalankan fungsi pengawasan sesuai tupoksi masing-masing.

Tak sampai disitu, Rimba juga meminta Bawaslu memberikan informasi terbaru kepada masyarakat terkait hasil proses penindakan yang telah berjalan.

Pon terakhir, mereka mendesak Bawaslu menindak tegas para oknum Panwascam dan pengawas tingkat paling rendah jika ditemukan memihak salah satu Pasangan Calon (Paslon) Pilkada Bulukumba.

Menanggapi tuntutan itu, salah seorang komisioner Bawaslu, Bakri Abubakar dihadapan demonstran mengatakan, pihaknya tidak punya kewenangan eksekutorial.

Baca Juga:  Empat Legislator Bakal Tinggalkan Kursi Untuk Pilkada Bulukumba, Pengamat: Itu Sebuah Trend

“Kami mencermati secara komperehensif bersama dengan teman-teman penyidik dan kejaksaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua kordinator penyidikan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bulukumba, Ipda Muh Dasri juga turut angkat bicara.

Bawaslu kata dia sudah sangat bekerja keras, baik melakukan pengawasan dari pelanggaran kode etik hingga pelanggaran netralitas.

“Tidak ada satupun yang dilewatkan, semua di proses. Dan bentuk pelanggarannya dilimpahkan ke instansi yang sesuai dengan bentuk pelanggarannya.

Bentuk pelanggaran Pilkada terang dia, merupakan wewenang yang diputuskan ketiga instansi yang tergabung dalam Gakkumdu, diantaranya Jaksa, Penyidik Kepolisian dan Bawaslu.

Share :

Baca Juga

HEADLINE

Update Corona Indonesia 3 Juni: Positif Corona Capai 28.233 Kasus

DAERAH

ASN Dinkes yang Meninggal di RSUD Sultan Dg Radja, Hasil Swabnya Positif Covid-19

NEWS

DPRD Bulukumba Hadiri RO Pengamanan Covid 19

NEWS

Pemerintah Bulukumba Mulai Persiapkan Proses Belajar Tatap Muka

NEWS

Ahmad Akbar Harap HUT Bulukumba ke-61 Jadi Momentum Menjaga Kekompakan

DAERAH

Hari Ini Lima Pasien Corona Asal Bulukumba Sembuh, Tiga Diantaranya Nakes

DAERAH

Sempat Menolak Pembentukan Pansus, F-PKB Bulukumba Akhirnya Melunak

NEWS

Polisi di Bulukumba Aktif Sosialisasi Protokol Kesehatan