Home / NEWS

Senin, 8 Maret 2021 - 13:52 WIB

Bantuan Produktif Usaha Mikro Berlanjut Hingga 2021

ILUSTRASI

ILUSTRASI

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Realisasi penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) bagi pelaku usaha mikro untuk tahun 2020 sudah selesai. Akan tetapi, program pemerintah melalui Dinas Kooperasi dan Usaha Kecil Menengah akan berlanjut di tahun 2021.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Bulukumba, Taufik menyampaikan bahwa Bantuan Produksi Usaha Mikro (BPUM) untuk tahun 2020 sudah selesai.

Namun, berdasarkan informasi yang didapatkannya dari Kementerian, ada pemberlanjutan untuk program bantuan tersebut di tahun 2021. Pihaknya sementara menunggu petunjuk dan teknisnya.

“Untuk tahun 2020, dianggap sudah selesai. Namun, berdasarkan informasi yang Kami dapatkan dari Kementerian, program BPUM ini berlanjut di tahun 2021. Kami sementara menunggu juknisnya,” ujar Taufik, kepada Kumanika.com.

Baca Juga:  Iswan Si Jago Berkebun Ini Butuh Smartphone untuk Belajar Daring

Ditahun 2020 terdapat 17.000 dari 88.676 pelaku usaha mikro yang telah mendapatkan BPUM. 88.676 pelaku usaha yang dikirim ke Dinas Koperasi Provinsi Sulsel melalui cleansing dan verifikasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Jadi ada 88.676 data yang kami kirim dan dilakukan verifikasi berjenjang dan proses cleansing data oleh BPKP dan hasilnya ada kisaran 17.000-an pelaku usaha yang menerima ditahun 2020,” ungkap Taufik.

Tak hanya itu, Taufik juga menyebutkan bahwa ada beberapa yang menjadi syarat penerima program BPUM tersebut seperti, tidak memiliki tabungan diatas 2 jutaan, modal tidak lebih dari 50 juta dan tidak sedang menggunakan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan.

“Tidak semua data yang lolos di kementerian berhasil menerima BPUM. Karena, ada beberapa syarat mesti terpenuhi seperti, tidak memiliki tabungan diatas Rp2 juta, modal usaha diatas Rp50 juta dan tidak sedang menggunakan fasilitas KUR,” terangnya.

Baca Juga:  Dari 30 Orang Hanya Tiga ASN yang Berkantor

Selain itu, menurut Taufik, pada situasi pandemi melalui program BPUM yang senilai Rp2,4 juta ini setidaknya usaha mikro masih bisa survive dan menghimbau kepada sejumlah pelaku usaha mikro yang belum berhasil mendapatkan BPUM agar tetap bersabar dan berdoa. Sebab, menurutnya reseki tidak akan pernah tertukar.

“Disituasi pandemi, program ini sangat bermanfaat bagi pelaku usaha mikro, paling tidak usahanya tetap bertahan dan Kepada pelaku usaha yang belum berkesempatan untuk menerima BPUM, semoga tetap bersabar dan berdoa. Sebab, reseki tidak pernah tertukar,” tutupnya.

Reporter: NDA

Share :

Baca Juga

DAERAH

Transmisi Lokal Pasien Meninggal Covid-19, Puskesmas Kota Bantaeng Ditutup Sementara

DAERAH

Dua Pasien Covid-19 Bulukumba Isolasi di Rumah, Satgas Diminta Awasi dan Jamin Kebutuhannya

NEWS

25 Warga Bulukumba Dideportasi, Pemkab Bulukumba Diminta Menjemput

NEWS

Pemkab Bulukumba Gelar Forum Konsultasi Publik Ranwal RPJMD Tahun 2021-2026

DAERAH

Jelang Pilkada Bulukumba, Personil Polsek Bonto Tiro Ajak Kades Tingkatkan Koordinasi Kamtibmas

NEWS

Tingkatkan Keindahan Kota, Satpol PP Bulukumba Lakukan Penertiban PKL

NEWS

Pemkab Bulukumba Sabet Penghargaan Penyetor Terbaik JKK-JKM dari PT Taspen Cabang Utama Makassar

DAERAH

Rekomendasi KASN Dikaji, Pembatalan Mutasi ASN di Bulukumba Potensi Terjadi