Bantuan Modal Usaha Berbasis Dusun Terbukti Sukses Memperkokoh UKM Bantaeng

BANTAENG, KUMANIKA.com– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng dalam menerapkan program bantuan modal usaha berbasis dusun dan RW menjadi program terbaik untuk memperkuat usaha kecil menengah (UKM) di daerah.

Pemprov Sulsel bahkan akan mereplikasi program tersebut ke sejumlah daerah lainnya di Sulsel. Pasalnya, program ini memberikan dampak yang sangat baik untuk ketahanan UKM di Bantaeng.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengakui masa pandemi ini cukup mengganggu berbagai sektor. Mulai dari pemerintahan, pendidikan dan sosial. Meski demikian, dia mengakui, Pemkab Bantaeng terus berupaya melaksanakan program-program yang melindungi masyarakatnya.

Dia menambahkan, ada dua sektor yang tetap kokoh dan produktif di masa pandemi ini. Dia menyebut, sektor itu adalah UKM dan sektor pertanian, perkebunan dan kelautan. Oleh karena itu, Pemkab Bantaeng terus berupaya memberikan sentuhan pada kedua sektor ini.

“Kedua sektor ini adalah yang kami perhatikan tetap produktif di masa pandemi ini,” jelas dia.

Baca Juga:  Bupati Bantaeng Minta Perempuan Jadi Motor Penggerak Sektor Pembangunan

Ilham mengakui jika masa 2021 ini adalah titik awal era kebangkitan ekonomi kerakyatan. Dia menyebut, tahun ini, Pemkab Bantaeng tidak akan lagi fokus pada upaya untuk menjaga taraf kesehatan masayarakat.

“Tahun lalu, kita disibukkan dengan konsentrasi menjaga derajat kesehatan masayrakat. Tahun ini, adalah era kebangkitan ekononomi rakyat yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19,” jelas dua.

Dia menambahkan, program-program 2021 adalah program pengembangan ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah dengan membangun sistem agro industri berkelanjutan yang bisa menopang pergerakan ekonomi bersakala besar.

“Agro industri ini akan terus kami dorong di Bantaeng karena pada dasarnya, pertanian ini adalah salah satu yang tetap produktif di masa pandemi Covid-19 ini,” jelas mantan Kadispora Maros ini.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel, Edi Junaedi mengatakan jika program ini adalah praktik cerdas dan bukti kehadiran pemerintah dalam memberikan stimulus UKM di Bantaeng.

Baca Juga:  Bupati Bantaeng Harap Ciptakan Generasi Qur'ani Melalui STQH

Jika program ini juga ada di 24 kabupaten dan kota di Sulsel, maka bisa diprediksi UMKM di Sulsel akan tetap kokoh meski berada di masa pandemi Covid-19 ini.

“Secepatnya kita akan replikasikan program ini. Tentu kita akan sesuaikan dengan kondisi dan geografis daerah lainnya,” katanya saat menghadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Bantaeng di ruang pola kantor Bupati Bantaeng, Selasa, 26 Januari 2021.

Menurutnya, program ini sudah melalui kajian Pemprov Sulsel dan DPRD Sulsel saat Musrembang RPJMD digelar. Dimana agar program ini bisa direplikasikan ke daerah lain di Sulsel.

“Kita lihat bagaimana impor buah dan bahan makanan di Indonesia. Saya sangat salut, karena Bantaeng sudah berupaya untuk melakukan penanaman pohon buah berbasis pekarangan di berbagai wilayah,” jelas Edi.  (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template