Bantu Donasi untuk Operasi Jantung Wania

Bantu Donasi untuk Operasi Jantung Wania

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Kulit di seluruh tubuh Nurwania tampak kering dan menguning. Napasnya sesak tak beraturan. Suhu badannya juga tinggi saat dikunjungi di rumahnya, Minggu (24/20/2021) siang.

Usia Nurwania menginjak satu tahun tepat 19 Oktober 2021 lalu. Dengan tubuh kecilnya, Ia harus menanggung beberapa penyakit yang menggerogoti organ vital. Ia merupakan anak bungsu dari pasangan Rahmawati dan M Yusuf, warga kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.

Usia satu tahun adalah fase di mana pertumbuhan dan perkembangan tubuh bayi mulai terbentuk secara bersamaan. Meskipun ini relatif pada setiap anak, namun di masa tersebut, paling tidak bayi sudah bisa berdiri tegak dan berceloteh.

Kondisi Wania, bayi satu tahun lima hari itu, harus mengalami keterlambatan dalam tumbuh kembang. Hal itu karena pengaruh penyakit yang diidapnya. Sejak lahir, anak bungsu dari tiga bersaudara itu hidup dengan berbagai penyakit bawaan, diantaranya bibir dan rahang sumbing. Selain itu, Wania juga menderita down syndrome.

Setelah mendapat penanganan pada bibir sumbingnya, Wania mendapat vonis baru dari dokter ahli yang menanganinya, yakni jantung bocor. Kabar itu membuat ibunya, Rahmawati, merasakan patah hati. Saat itu Ia tak mampu berkata-kata, hanya air mata kesedihan yang mengiringi luka batinnya.

Baca Juga:  Broadwalk Titik Nol Ambruk, Dinas Pariwisata Disebut Tak Miliki Kajian Lingkungan

“Sakit sekali hatiku. Tuhan ujika sebesar ini. Saya pasrah,” ucapnya sambil mengusap air matanya saat kami bertemu.

Untuk menangani efek dari kebocoran jantungnya, Wania harus rutin mengonsumsi empat macam obat setiap dua kali dalam sehari. Selain itu, tiga jenis obat harus ikut masuk saat tubuhnya memberikan reaksi lebih seperti demam atau perutnya kembung.

Tak hanya kabar soal kebocoran jantung yang diderita Wania, Kata Rahmawati, yang membuat dunianya seolah runtuh seketika, namun biaya berobat bolak-balik rumah sakit dan kelanjutan hidup kedua anaknya yang lain. Mengingat pekerjaan suaminya, M Yusuf, sebagai cleaning service di salah satu kantor dinas di Kabupaten Bulukumba dengan gaji yang hanya mampu mencukupi biaya sehari-hari.

Baca Juga:  Beri Semangat, Asri Jaya Kunjungi Korban Kebakaran Bontomasila

Terlebih, jantung bocor di tiga lubang pada organ vital membuat Wania harus dirujuk ke rumah sakit yang memiliki faskes lebih lengkap, sesuai tindakan medis yang dibutuhkan Wania. Pembengkakan biaya turut membayangi Rahmawati.

Tapat siang ini, Wania bersama ibunya diantar ayah dan dua orang adiknya bertolak menuju Makassar, untuk melakukan kontrol di RS Wahidin Sudirohusodo sebagai persiapan sebelum menuju ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta, sesuai saran rujukan.

Melalui tulisan ini, kami mengajak untuk gotong royong dalam kebaikan. Bantu Wania dalam proses operasi jantungnya. Agar bayi kecil itu bisa pulih dari banyak penyakit yang dideritanya dan tumbuh kembang tubuhnya bisa kembali normal.

Donasi bisa disalurkan melalui counter pelayanan langsung di kantor Baznas Bulukumba, Jalan M. Noor, Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.

Bisa juga melalui transfer ke Rekening Donasi BSI: 2157.11111.8, atau BNI: 215.1000.106. Keduanya atas nama rekening BAZNAS Kabupaten Bulukumba.

Penulis: NIA

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template