Bantaeng Perkenalkan Inovasi Tukar Sampah dengan Emas di STBM Award 2021

Bantaeng Perkenalkan Inovasi Tukar Sampah dengan Emas di STBM Award 2021

BANTAENG, KUMANIKA.com– Ketua tim penilai pusat STBM Award 2021, Prof Ignas Sutapa, memberikan apresiasi kepada Bantaeng pada inovasi bank sampah. Menurutnya, secara tidak langsung hal tersebut mengajak masyarakat untuk memilah sampah.

“Kita apresiasi sekali inovasi ini. Sampah itu kalau dihitung, disimpan lama tentu nilainya akan berkurang. Beda dengan emas, kalau disimpan lama nilainya akan semakin naik. Ini menarik,” kata dia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantaeng, Nasir Awing dalam kesempatan itu mengatakan, inovasi ini dilakukan atas kerja sama dengan PT Pegadaian. Tujuannya memang untuk meningkatkan minat masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah dengan baik.

Baca Juga:  Bantaeng Jadi Daerah Terendah Kasus Stunting di Sulsel

“Jadi sampah yang ditukarkan dengan emas adalah sampah plastik,” jelasnya. Dia juga menambahkan jika pemilahan dan pengurangan sampah, di tingkat masyarakat, adalah sebuah hal yang penting.

Menurutnya, sampah yang masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), diharapkan adalah sampah yang benar-benar sudah menjadi residu dan bisa terurai.

“Program menukar sampah dengan emas, kegiatan yang kami coba jadikan inovasi melalui bank sampah. Kita harapkan masyarakt bisa memilah sampah dan bijak membuang sampah mereka,” sambung Nasir Awing.

Baca Juga:  Karantina Finalis Duta Wisata Sulsel 2021 Dilaksanakan di Bulukumba

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin kemudian memaparkan capaian lima pilar STBM di Bantaeng. Dia menyebut, saat ini warga Bantaeng sudah 100 persen tidak ada lagi yang Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Begitupun dengan kesadaran masyarakat tentang Cuci Tangan Pakai Sabun (CPTS) yang meningkat menjadi 97,3 persen.

Ilham melanjutkan, keberadaan STBM ini adalah sebuah komitmen yang senantiasa akan berkelanjutan. Menurutnya, STBM ini telah memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

“Secara kuantitatif tergambarkan dalam pemaparan kami bahwa semakin hari, tingkat kesadaran masaryakat semakin tinggi,” jelas dia.(*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template