Home / DAERAH

Jumat, 4 Desember 2020 - 17:47 WIB

Banjir Doa untuk Bupati Bantaeng, Ketua NU: Bukti Pemimpin yang Dicintai Rakyat

Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Bantaeng, Muhammad Ahmad Jailani

Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Bantaeng, Muhammad Ahmad Jailani

BANTAENG, KUMANIKA.com– Doa untuk kesehatan Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin yang dinyatakan terpapar Covid-19 terus berdatangan. Sejumlah netizen beramai-ramai menyampaikan doa agar bupati bergelar doktor pemerintahan itu segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.

Ada beragam cara netizen menyampaikan doanya. Berbagai perwakilan lembaga dan komunitas ada yang flyer untuk disebarkan di media sosial. Ada juga yang menyampaikan langsung melalui akun Fanpage Bupati Bantaeng @ilhamsyahazikin73.

Sebagian besar masjid di Kabupaten Bantaeng juga ramai-ramai mendoakan Ilham Azikin agar segera pulih. Lantunan doa ini kebanyakan disampaikan usai pelaksanaan salat Jumat.

Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Bantaeng, Muhammad Ahmad Jailani mengakui hal itu. Dia mengatakan, banjir doa kepada Bupati Bantaeng ini adalah bukti jika Ilham Azikin adalah sosok pemimpin yang dicintai oleh masyarakatnya.

Baca Juga:  Tim SAR Evakuasi Nelayan Sinjai di Perairan Laut Timur Selayar

“Ini adalah salah satu bukti bahwa masyarakat Bantaeng mencintai pemimpinnya,” kata dia.

Dia mengatakan, dalam Islam memang diajarkan untuk saling mendoakan dalam kebaikan. Termasuk juga untuk senantiasa mendoakan pemimpin yang sedang tertimpa musibah.

“Agar beliau (Bupati) diberi kesehatan dan kembali bekerja untuk memimpin masyarakat menuju kebaikan,” jelas dia.

Sekedar diketahui, Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin dinyatakan terpapar Covid-19 setelah melalui serangkaian tes PCR, Kamis, 3 Desember 2020. Sesuai anjuran dokter, dia disarankan untuk isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.

Saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng terus melakukan upaya tracking kontak. Selain itu, petugas Dinkes Bantaeng juga menyemprot cairan disinfektan ke seluruh ruangan di Kantor Bupati Bantaeng. Upacaya sterilisasi ini dilakukan setelah Bupati Bantaeng, Ilham Azikin dilaporkan terinfeksi Covid-19.

Baca Juga:  ASN Dinkes yang Meninggal di RSUD Sultan Dg Radja, Hasil Swabnya Positif Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantaeng, dr. Andi Ihsan mengatakan, penyemprot dilakukan untuk mensterilkan seluruh ruangan setelah Bupati dinyatakan terinfeksi.

“Untuk pencegahan dan memutus mata rantai penularan covid-19,” ujarnya melalui rilisnya.

Selain kantor bupati, petugas juga melakukan penyemprot di seluruh kantor SKPD.”Semuanya sudah dilakukan, itu sudah agenda rutin dek,” jelasnya.

Dia menyebut, setelah bupati terpapar covid-19, maka protokol kesehatan di kantor Bupati maupun di SKPD itu semakin diperketat.”Sudah mengintruksikan untuk lebih lebih memperketat pelaksanaan protokol kesehatan dimanapun tempatnya, termasuk di kantor-kantor,” pungkasnya.

Editor: Ayezzah

Share :

Baca Juga

DAERAH

Begini Gaya Bupati Bantaeng Berakhir Pekan dengan Anak Bungsu

DAERAH

Pemkab Bantaeng Gelar Sosialisasi dan Edukasi Vaksinasi Covid-19

DAERAH

Usungan PAN Belum Kemanapun, Zulkarnain Pangki Sebut Masih Pegang Kendali

DAERAH

Tidak Transparan, Sayembara Logo Masjid Agung Bantaeng Dinilai Janggal

DAERAH

Bupati Konawe Rasakan Aura Kemenangan Askar-Pipink di Pilkada Bulukumba

DAERAH

Positif Covid-19 di Bulukumba Mendadak Tambah 8 Kasus

DAERAH

Takut Ketangkap, Pelaku Pencurian Motor Nekat Masuk Hutan di Bulukumba

DAERAH

Terlibat Langsung di Pilkada, Dua ASN di Bulukumba Direkomendasi Sanksi Oleh KASN