Home / KABAR PARLEMEN

Sabtu, 10 April 2021 - 12:14 WIB

Atasi Pungli di Pasar Sentral,  Anggota DPRD Bulukumba Lakukan Reses

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba melakukan reses di Pasar Sentral Bulukumba, Jumat, (9/4/2021) malam.

Kunjungan yang dipimpin Ketua DPRD Bulukumba, H Rijal ini untuk melihat kondisi pedagang yang melakukan bongkar muat jualannya. Serta melakukan pengecekan terkait retribusi yang di bebankan kepada pedagang.

Ketua Komisi B DPRD Bulukumba, Fahidin HDK, mengatakan jika aktivitas bongkar muat para pedagang ini harus memiliki tempat tersendiri.

“Kalau kondisinya seperti ini maka saya mendorong untuk melakukan pemisahan tempat, jadi tidak sesemraut seperti ini,” ucapnya.

Fahidin juga mengatakan jika dalam kondisi saat ini sangat susah untuk menghitung potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan kondisi yang ada saat ini.

Baca Juga:  DPRD Bulukumba Undang OKP, Bahas Ranperda Kepemudaan

Ia juga menyampaikan jika pentingnya mendapat dukungan dari Bupati Bulukumba untuk bisa mengatur para pedagang di Pasar Sentral Bulukumba.

“Agar tidak sembraut seperti saat ini, saya mendorong Bupati untuk menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) agar kondisi ini bisa di atur sebaik mungkin,” terangnya.

Hal lain juga di sampaikan oleh Supriadi, Anggota Komisi B DPRD Bulukumba ini mengatakan jika Dinas Perdagangan harusnya melakukan pengaturan kendaraan yang melakukan bongkar jualan.

“Harusnya semua yang masuk di pasar ini di atur dengan baik, agar kita bisa liat mana yang akan bongkar jualannya, mana yang penjual eceran dan mana yang pembeli,” ujarnya.

Baca Juga:  Hari Santri Nasional, Ketua DPRD Bulukumba: Selain Agamis, Mereka Juga Intelek

Politisi Partai Hanura ini juga menyampaikan jika pembayaran parkir seharusnya di lakukan di pos agar semua yang masuk langsung membayar retribusi.

“Jika mereka membayar retribusi di pos maka tidak ada lagi yang di tagih saat pedagang ini parkir dan mereka juga bisa nyaman untuk menjual atau membeli,” ucapnya.

Adapun besaran Retribusi yang di ambil oleh pedagang yang melakukan bongkar muat sebesar Rp15 ribu setiap mobil.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

KABAR PARLEMEN

Ketua DPRD Bulukumba: Pansus Punya Waktu Panjang Bekerja

KABAR PARLEMEN

Pengusaha Tambak Udang Bantah Tudingan DPRD Soal Pencemaran Limbah

KABAR PARLEMEN

Tolak Omnibus Law Mahasiswa Duduki Kantor DPRD Bulukumba, Fraksi PKB: Kami Pro Rakyat

KABAR PARLEMEN

Zonasi Wilayah Pesisir, AZP: Pembangunan Lancar Mengabaikan Bencana

KABAR PARLEMEN

DPRD Minta Pengusaha Tambak Udang Kelolah Limbah dengan Baik

KABAR PARLEMEN

Fraksi PAN Merupakan Mitra Kritis dan Kontruktif Buat Pemerintah

KABAR PARLEMEN

Dewan Optimistis PAD 2020 Bulukumba Capai 60 Persen

KABAR PARLEMEN

Marak Aksi Pembusuran di Malam Hari, DPRD Minta Polisi Tingkatkan Patroli