Home / NEWS

Selasa, 19 Januari 2021 - 18:39 WIB

Anggarkan Program Panrita Siaga Aktif, Pemdes Bonto Baji Kolaborasi Dinkes Bulukumba

Pemerintah Desa Bonto Baji, Kecamatan Kajang menggelar Deklarasi Program Panrita Siaga Aktif Open Defecation Free (ODF) di Aula Kantor Desa Bonto Baji, Selasa (19/01/2021). (IST)

Pemerintah Desa Bonto Baji, Kecamatan Kajang menggelar Deklarasi Program Panrita Siaga Aktif Open Defecation Free (ODF) di Aula Kantor Desa Bonto Baji, Selasa (19/01/2021). (IST)

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Dalam upaya mencapai sanitasi total melalui pemberdayaan masyarakat desa. Pemerintah Desa Bonto Baji, Kecamatan Kajang menggelar Deklarasi Program Panrita Siaga Aktif Open Defecation Free (ODF) di Aula Kantor Desa Bonto Baji, Selasa (19/01/2021).

Pemerintah Desa (Pemdes) Bonto Baji yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Bulukumba. Memasukan Program Panrita Siaga Aktif ODF dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDesa) Tahun 2021.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bonto Baji, Irham Basman, mengatakan jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba telah menargetkan di Tahun 2021 semua Desa sudah masuk desa ODF.

Baca Juga:  Wabup Bulukumba: Pemuda Harus Bangga Jadi Petani

Olehnya itu, menurut Irham. Pemdes Bonto Baji serius memengakses Desa ODF dengan mengalokasikan anggaran bantuan Pembuatan Jamban/WC. Dimana telah ada 15 rumah yang menjadi penerima.

“ODF ini program Dinas Kesehatan, kalau program pemberian bantuan kloset dan material jambannya sampai selesai adalah murni program Desa Bonto Baji Tahun 2021 dan sudah ditetapkan anggaran,” ungkapnya saat dikonfirmasi Kumanika.com.

ODF atau stop buang air besar adalah kondisi ketika setiap individu tidak buang air besar sembarangan, pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

Baca Juga:  Bantaeng Potensi Jadi Sentra Ekspor Bawang, Mentan SYL Suntik Rp13 Miliar ke Petani

Program ini sangat didukung oleh BPD dan seluruh stakeholder Desa Bonto Baji guna mengedukasi atau memberikan pemahaman yg comprehensif kepada warga yg belum mempunyai fasilitas MCK.

“BPD dan seluruh stakeholder Desa Bonto Baji mendukung penuh program ini, selain mengedukasi juga memberikan pemahaman yang komprehensif kepada warga yang belum mempunyai fasilitas Jamban/kakus/WC,” ucapnya.

“Hal ini penting demi menjaga kesehatan warga dan merupakan upaya mencegah wabah penyakit akibat BAB di sembarang tempat,” tutup Irham Basman.

Deklarasi program ini juga dihadiri oleh Asrul sani, selaku pendamping PKH Kecamatan Kajang.

Reportes: NDA

Share :

Baca Juga

NEWS

Dewan Sebut 3 Kecamatan di Bulukumba Belum Tersentuh Bansos COVID-19

NEWS

Hingga Agustus 2020, Jumlah ASN Pensiun di Bulukumba Capai 200 Orang

NEWS

Jelang HUT RI Ke-76, Bupati Bulukumba Serahkan Bingkisan Untuk Veteran

NEWS

Mubes HPMB, Ilham Azikin: Abaikan Konflik, Kita Butuh Kebersamaan

NEWS

Pemkab Bulukumba Resmi Luncurkan Kartu Identitas Anak

NEWS

Lontarkan Kritikan Lewat Medsos, Bupati Sinjai Polisikan Warganya

NEWS

Bantuan Covid-19 Berpolemik, Pemkab Bulukumba Diusul Buat Perbup

NEWS

Andi Utta Serahkan Piala Bergilir Bupati Bulukumba kepada Pemenang Festival Ramadan Bira