Home / KABAR PARLEMEN

Selasa, 20 Oktober 2020 - 12:50 WIB

Anggaran Perencanaan Pemkab Bulukumba Dinilai Lebih Efektif Ditetapkan Sebelum Pokok

BULUKUMBA, KUMANIKA.com–Penetapan anggaran perencanaan terkait pembangunan dan program Kabupaten Bulukumba dinilai lebih efektif sebelum memasuki pembahasan anggaran pokok.

Hal itu disampaikan salah seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba, H Safiuddin kepada kumanika.com.

Menurutnya, jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menginginkan proses pembangunan cepat, maka seharusnya perlu mencermati masalah ini.

“Memang saya liat yang harus juga dicermati Pemerintah Daerah khususnya masalah pembangunan infrastruktur, kalau mau cepat prosesnya harus pada anggaran perubahan itu sudah dianggarkan anggaran perencanaan,” katanya, Selasa (20/10/2020).

Baca Juga:  Ranperda Baru Diharapkan Mampu Perbaiki Sistem Pendidikan di Bulukumba

Ia melanjutkan, dengan begitu, perencanaan yang sudah ada setelah masuk di anggaran pokok, kegiatan fisik dan lainnya untuk pembangunan tinggal langsung direalisasikan.

“Tidak ada lagi istilah menunggu tim survei dulu, makanya kadang memang lambat. Seperti anggaran yang diketok akhir tahun kemarin, baru dilaksanakan bulan Oktober 2020 ini,”

Meski kata dia, memang ada juga perencanaan yang dibahas di perubahan, tapi rata-rata diantaranya dibahas dianggaran pokok.

“Itulah yang kita mestinya harus ubah. Jadi secara sistematis jelas dan kita bisa bergerak cepat. Apalagi kan ada yang namanya musrembang, desa sampai kabupaten, artinya sudah bisa kita takar apa yang dibutuhkan dan apa yang mau kita lakukan,” paparnya.

Baca Juga:  APBD 2021 Ditargetkan Rp 1,5 Triliun, Fraksi Gerindra Minta Pemkab Maksimalkan Kinerja

Tak sampai disitu, Legislator Fraksi Bintang Keadilan itu memaparkan proses yang harus dilalui sehingga membuat pembangunan dinilai lambat.

Bayangkan kata dia, perencanaan tersebut membutuhkan waktu dua sampai tiga bulan. Setelahnya, lelang proses tender yang juga memakan waktu sekitar dua bulan.

“Setelahnya baru masuk pelaksanaan. Untunglah kalau cepat mau dilakukan, tapi kalau tidak pasti akan seperti ini lagi ujungnya,” tutur H Safiuddin menguraikan.

Share :

Baca Juga

KABAR PARLEMEN

DPRD Bulukumba Rumuskan Pilkades Sistem e-Voting

KABAR PARLEMEN

DPRD Bulukumba Sayangkan Aksi Kriminalitas di Jalan Terhadap Perempuan 

KABAR PARLEMEN

Legislator Golkar Bulukumba Ini Tagih Janji Bupati Soal Copot Koordinator PSC dan Evaluasi Inspektorat

KABAR PARLEMEN

Fraksi Demokrasi Indonesia Support Pemkab Maksimalkan APBD Perubahan 2020

KABAR PARLEMEN

Konsultasi Potensi Wisata, 25 Legislator Kota Bau-bau Berkunjung ke DPRD Bulukumba

KABAR PARLEMEN

Fraksi PPP Minta Pemkab Lakukan Pengawasan Produksi Walet

KABAR PARLEMEN

Dievaluasi Dewan, Kecamatan Rilau Ale Lemah dalam Penyerapan Anggaran

KABAR PARLEMEN

Didesak Dewan, Dinkes Bulukumba Pastikan Dana Non Kapitasi Rp 1,9 Miliar Segera Cair
error: Content is protected !!