Home / HUKUM

Rabu, 14 Juli 2021 - 16:46 WIB

Anggaran Makan Minum RSUD, Pengembalian Tidak Menghentikan Proses Hukum

Praktisi Hukum, Andi Baso Rikardi

Praktisi Hukum, Andi Baso Rikardi

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Tim peniyidk unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bulukumba memastikan akan terus melakukan pengusutan atas dugaan penyalagunaan anggaran makan minum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sulthan Dg Radja.

Meski pihak RSUD Sulthan Dg Radja telah melakukan pengembalian anggaran sebesar Rp40 juta dari total anggaran sebesar Rp120 juta dari temuan Inspektorat Bulukumba, proses hukum akan tetap dilanjutkan.

Praktisi Hukum Bulukumba, Andi Baso Rikardi, menilai jika adanya pengembalian yang dilakukan pihak manajemen RSUD Bulukumba merupakan indikasi jika telah terjadi pelanggaran sehingga ada pengembalian anggaran dilakukan.

“Itukan sudah indikasi jika manajemen melakukan pengembalian, karena tidak mungkin melakukan pengembalian jika tidak terjadi kesalahan,” ujarnya.

Andi Baso berharap agar pihak penegak hukum bisa lebih profesional dan tidak menggugurkan proses hukum meski pihak manajemen telah melakukan pengembalian anggaran yang menjadi temuan.

Baca Juga:  Pencuri Celengan Masjid yang Dibekuk di Kajang Bulukumba Juga Kerap Beraksi di Bantaeng

“Seharusnya tidak menggugurkan proses hukum karena jika pengembalian menjadi dasar proses hukum dihentikan. Itukan bisa saja menjadi hal berulang, jika jadi temuan sisa melakukan pengembalian,” jelasnya.

Selain itu, alumni Hukum Unhas mendorong tim penyidik untuk lebih terbuka. Dimana setiap orang karena jabatannya melakukan maladministrasi jangan selalu dianggap sebagai bagian dalam ranah hukum administrasi.

“Karena bisa saja menjadi tindak pidana korupsi ketika kita merujuk pada 2 dasar syarat utama dipenuhinya tindak pidana. Yaitu actus reus (lahirnya perbuatan yg terlarang ) dan juga mens rea (sikap batin yg tercela),” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Unit Tipikor Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali, mengaku bakal berkoordinasi dengan Inspektorat. Dimana dari hasil audit Inspektorat ditemukan adanya indikasi melanggar hukum.

Baca Juga:  Dibangun Sejak 1995, Nusa Bira Indah Pertahankan Konsep Rumah Panggung

“Sudah diaudit dengan Inspektorat dan Rabu rencana kami akan berkoordinasi dengan Inspektorat kembali,” terangnya, Selasa, 6 Juli 2021.

Meski dengan demikian, Ali mengaku belum ingin berkomentar terlaly jauh terkait apakah ada indikasi pelanggaran hukum dalam penggunaan anggaran makan minum tersebut.

“Kita ingin berkoordinasi dulu dengan Inspektorat, nanti kita lihat hasilnya seperti apa,” ujarnya.

Terkait pemeriksaan sejumlah pihak manajemen RSUD Sulthan Dg Radja Bulukumba. Ali mengaku hanya sebagai langkah awal untuk dilakukan klarifikasi.

“Sebelumnya telah berproses di Inspektorat. Jadi kami hanya melakukan Interogasi awal saja, kita sementara koordinasi juga dengan pihak Inspektorat karena sementara di proses juga,” tambahnya.

Penulis: IKM

Share :

Baca Juga

HUKUM

Gaji Tak Dibayar, Motif Pembacokan Pegawai RSUD Bulukumba Hingga Tewas

HUKUM

Polisi Bebaskan Youtuber Ferdian Paleka

HUKUM

Takut Ketangkap, Pelaku Pencurian Motor Nekat Masuk Hutan di Bulukumba

HUKUM

Korban Percobaan Pemerkosaan Keluhkan Sikap Lamban Polisi

HUKUM

Disebut Ekstra Ordinary Crime,  Imperium Desak Polres dan Kejari Bulukumba Tuntaskan Kasus Korupsi

HUKUM

Polisi Tetapkan 12 Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah PDP Covid-19

HUKUM

Tipu Daya BNN Gadungan, Bawa Kabur Uang Setelah Hohohihi Dengan PSK

HUKUM

Polisi Dalami Pembagian Sembako Dinas Sosial di Makassar