Home / LAINNYA

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 21:12 WIB

Anak Yatim di Lolisang, 9 Tahun Jalani Hidup Dengan Perut Buncit dan Anus Buatan

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Adam menolak menengadahkan tangan saat diminta untuk berdoa. Mata lentiknya berkaca-kaca. Dengan tegar, ia menahan derai air mata agar tak tumpah dari kelopaknya.

Bocah 9 tahun dengan anus buatan itu tak kuasa menahan rasa malu, tatkala teman-teman sebayanya berlarian menghampirinya. Meski telah terbiasa mendapat perundungan, namun Adam tidak pernah meronta. Ia terus sabar dan menguatkan diri.

Padahal, anak-anak merupakan fase kehidupan yang menyenangkan. Orang normal melaluinya dengan banyak bermain dan belajar secara menyenangkan.

Namun hal itu tidak berlaku bagi Adam, warga dusun Lolisang, Desa Lolisang, Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Ia lebih banyak melalui masa kecilnya di rumah bersama neneknya, Satunang.

Baca Juga:  AMPH Desak Pimpinan Bank Sulselbar Transparan Soal Kredit Fiktif 

Meski sangat jelas terlihat dari raut wajahnya tentang keinginannya untuk bermain dan berlarian bersama teman seusianya sangat menggebu.

Bukan tanpa sebab, masa kecil Adam yang yatim berlalu dengan penuh keterbatasan dan rasa sakit. Ia tak memiliki lubang anus sejak usianya masih bayi. Selama ini, untuk pengeluaran feses, Adam dibantu dengan anus buatan yang ada di perut kanannya.

“Sejak bayi tidak ada anusnya. Dia dioperasi di Malaisya untuk pembuatan anus di perutnya. Saya kurang tahu tahun berapa,” jelas neneknya, saat saya mengunjungi kediamannya, Kamis (19/8/2021)

Sejak kecil, Adam dirawat dan dibesarkan oleh neneknya yang telah renta. Ayahnya telah meninggal saat Adam masih bayi, sedangkan ibunya tidak bisa menampinginya karena terjerat hukum dan harus mendekam dijeruji besi.

Baca Juga:  Bantaeng Jadi Pusat Rujukan Stunting Pertama di Indonesia

Sehingga, Adam tumbuh menjadi sosok yang pemalu. Jika bertemu dengan orang baru, ia selalu menunduk karena minder dengan kondisi fisiknya yang semakin hari semakin memprihatinkan.

Tubuh kurusnya tidak proporsional dengan kondisi perutnya yang semakin membesar, dan kini telah menjalar ke bagian dada kanannya. Teraba sangat keras dan melenting. Lubang anus buatannya pun nampak tidak terawat.

Menurut kerabat dekatnya, Andri, 2019 lalu, Adam sudah akan dirujuk ke Makassar untuk menjalani operasi, namun karena covid rencana itu batal terealisasi.

“Pernah dibawa ke RS Bulukumba dan sudah mau dirujuk, tapi batal karena pandemi covid 19,” jelasnya.

Penulis: IKM

Share :