Home / HEADLINE / NEWS

Senin, 14 Juni 2021 - 22:42 WIB

Aksi Demo Ricuh,  Bupati : Saya Sudah Ajak Untuk Dialog

Bupati Bulukumba A. Muchtar Ali Yusuf

Bupati Bulukumba A. Muchtar Ali Yusuf

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Aksi Demonstrasi yang dilakukan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bulukumba ricuh. Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf yang geram terhadap mahasiswa, sontak menendang ban yang dibawa para demonstran.

Kejadian itu terekam dalam video yang berdurasi 2 menit 50 detik. Dalam video tersebut Andi Utta, sapaan akrab Andi Muchtar Ali Yusuf, keluar dari gerbang kantor Bupati menggunakan baju batik dan kacamata hitam. Lalu dengan berang menendang ban yang tergeletak di aspal.

Kemudian, dilanjutkan dengan aksi satpol PP yang memukuli para pendemo. Hingga membuat, aksi demo yang awalnya berjalan lancar dan aman dengan pengawalan satpol PP, berakhir ricuh.

Kejadian itu berlangsung siang tadi tepat di depan pintu gerbang kantor bupati Bupati Bulukumba. Jalan. Jendral Sudirman, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. Senin (14/6/2021).

Baca Juga:  Lima Pasien Meninggal Covid-19 di Bulukumba Akan Dapat Santunan 15 Juta

Menanggapi hal itu, Bupati Bululumba, Andi Muchtar Ali Yusuf menjelaskan, dia telah beberapa kali memanggil para pendemo untuk masuk ke halaman kantor bupati untuk menyampaikan aspirasinya. Namun tak pernah diindahkan oleh massa demonstran.

“Mestinya mereka tidak perlu teriak-teriak di depan pagar,” singkatnya.

Tapi lanjutnya, karena pendemo tidak merespons itikad baik pemerintah daerah untuk melakukan dialog ditempat yang telah ditentukan makanya dia berang sampai menendang ban yang dibawa oleh pendemo.

“Saya mengapresiasi aksi demo mahasiswa sebagai kritik membangun kepada pemerintah. Hanya saja adab-adab untuk menyampaikan aspirasi tidak diindahkan oleh mahasiswa,” ungkapnya.

Sementara, Sekertaris Umum PMII Cabang Bulukumba, Sulfikar Asyraf yang juga turut dalam aksi demo menjelaskan. Diawal-awal aksi demo berjalan lancar. Namun, tiba-tiba beberapa orang berpakaian dinas yang terlihat mengintai orator.

Baca Juga:  Sekelompok Preman Kroyok Satu Anggota Dishub Bulukumba

Tak lama kemudian Bupati Bulukumba bersama rombongan keluar dari gedung kantor dan langsung menendang ban yang dibawa massa aksi. Tidak berhenti disitu, beberapa oknum berpakaian dinas dan satpol PP datang dari belakang memukul massa aksi.

“Dari kejadian itu, aksi kami caos karena beberapa peserta aksi hendak ditarik masuk ke dalam pekarangan kantor bupati. Dua orang juga mendapat luka pada bagian siku kanan, kepala dan telinga kanan,” jelasnya saat dikonfirmasi awak media.

Pada aksi itu, para demonstran hendak menyampaikan aspirasi dan kritikannya terkait 100 hari kerja pasangan bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

NEWS

DP3A Beri Pembekalan Pemilihan Duta Anak Kabupaten Bulukumba

NEWS

Kumpulkan Stakeholder, Bupati Kembali Bicarakan Antisipasi Banjir

NEWS

Nurdin Abdullah Ditetapkan Tersangka, PKS Bulukumba: Kader PKS Bisa Ikut Bertarung di Pilgub 2024

NEWS

Lahan Belum Siap, Master Plan Bandara Wisata Bulukumba Akan Diubah

DAERAH

Sempat Menolak Pembentukan Pansus, F-PKB Bulukumba Akhirnya Melunak

NEWS

Rumah Warga di Bulo-Bulo Bulukumba Butuh Uluran Tangan, Atap Bocor Hingga Tidur Beralas Kain

DAERAH

DPRD Terima Pertanggungjawaban Ranperda APBD 2019 Pemkab Bulukumba

HEADLINE

Dua “Nyawa” Melayang Saat Polisi Gerebek Lokasi Judi Sabung Ayam di Bulukumba