Home / SPORT

Senin, 9 November 2020 - 14:37 WIB

Quartararo Kehilangan Gelar, Joan Mir Buka Peluang Juara Dunia

VALENCIA, KUMANIKA.com— Fabio Quartararo gagal mendulang hasil maksimal di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (8/11/2020). Peluangnya meraih gelar juara dunia tahun ini kian menipis setelah gagal di MotoGP Eropa 2020.

Quartararo yang start dari posisi ke-11 dan saingan terdekatnya, Joan Mir, memulai balapan dari grid kelima. Selain posisi star yang berbeda, kondisi poin yang tertinggal membuat Quartararo coba mengejar, merangsek ke depan demi meraih poin maksimal.

Namun malang tak dapat ditolak, rider Petronas Yamaha SRT itu malah membuat error dan crash di tikungan 8 lap pertama. Ban motor Quartararo kehilangan cengkeraman, hingga jatuh bersama dengan Aleix Espargaro meski tak ada kontak antara keduanya.

Quartararo yang melanjutkan balapan dan meraih finis, hanya mampu meraih posisi ke-14, mengamankan 2 poin. Namun di sisi lain, Mir keluar sebagai pemenang. Dari 123 poin, perolehan angka Quartararo hanya bertambah menjadi 125 poin. Sedangkan Joan Mir, ia melesat jauh, dari 137 poin menjadi 162 poin.

Baca Juga:  Asnawi Mangkualam Menuju Klub Korea Selatan

Peluang juara Quartararo pun kian sirna. Rider Prancis itu harus menang di dua seri terakhir, plus Mir tak boleh meraih total 14 poin selama dua seri tersebut, jika mau menjadi juara. Sebuah hal yang kini amat berat dilakukan.

Melihat ke belakang, Fabio Quartararo menyesal melihat performanya yang angin-anginan di musim ini. Selain tiga kemenangan yang ia raih, tak ada lagi podium yang diraih di sembilan seri lainnya. Berbeda dengan Mir, yang sejauh ini naik podium tujuh kali dari 12 balapan.

Dengan hasil balapan itu, Joan Mir selangkah lagi menjadi juara dunia MotoGP 2020. Meski begitu, rider asal Spanyol itu enggan gegabah karena masih ada dua balapan tersisa. Mir akhirnya berhasil meraih kemenangan perdananya sekaligus podium ketujuh di musim ini. Ia finis dengan catatan waktu 41 menit 37,297 detik.

Dari 12 seri yang sudah digelar, Mir sudah meraup 162 poin. Pebalap Suzuki Ecstar itu nyaman duduk di puncak klasemen pebalap musim ini, sebab ia berjarak 37 poin dari peringkat kedua dan ketiga, yakni Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) dan rekan setimnya sendiri, Alex Rins.

Baca Juga:  Resmi, Dovizioso Nyatakan Cuti Dari MotoGP 2021

Secara hitungan, dua seri balapan tersisa, Mir berpeluang mengunci gelar tahun ini di MotoGP Valencia pekan depan, yang akan digelar di sirkuit yang sama. Jika ia berhasil finis minimal di posisi tiga besar, maka status juara dunia dipastikan tersemat padanya.

Meski begitu, Mir enggan membusungkan dada. Rider 23 tahun itu sadar ia masih harus menuntaskan tugasnya, memastikan dirinya benar-benar tak sanggup dikejar siapapun di puncak.

“Sekarang kami harus lebih cerdas. Karena kami punya keuntungan yang bagus dalam hal perolehan poin, betul-betul bagus, namun semuanya belum selesai,” kata Mir dalam jumpa pers seusai balapan, seperti disiarkan akun Twitter resmi MotoGP.

Editor: Ayezzah

Share :

Baca Juga

SPORT

Mantan Rekan Setim Pluim, Anco Jansen Beri Sinyal Gabung PSM

SPORT

Tiba di Indonesia, Kans Pluim Perkuat PSM di Semifinal Piala Menpora

SPORT

Gelandang Veteran Real Madrid Dikabarkan Ingin Pensiun

SPORT

Saatnya ‘The Dokctor’ Pensiun Dikondisi Saat ini

HEADLINE

Dorna Rilis Jadwal MotoGP 2020 Terbaru

SPORT

Asnawi Mangkualam Menuju Klub Korea Selatan

SPORT

Semifinal Piala Menpora 2021, Ajang Pembuktian Konsisten Pasukan Ramang

SPORT

Resmi, Dovizioso Nyatakan Cuti Dari MotoGP 2021
error: Content is protected !!