Disparpora Serahkan Klaim Asuransi ke Ahli Waris Wisatawan Meninggal di Bira

Disparpora Serahkan Klaim Asuransi ke Ahli Waris Wisatawan Meninggal di Bira

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Ahli waris Fernandus Goenawan (45), Wisatawan yang meninggal di Pantai Tanjung Bira menerima klaim Asuransi Jiwa dari PT...
Read More
Canangkan Vaksinasi Siswa SD, Pemkab Bulukumba Dikunjungi Kapolda Sulsel

Canangkan Vaksinasi Siswa SD, Pemkab Bulukumba Dikunjungi Kapolda Sulsel

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan Irjen Nana Sujana dijadwalkan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Bulukumba pada...
Read More
DPRD Ingatkan Pemerintah tak Ada Proyek di 2022 yang Tidak Terlaksana

DPRD Ingatkan Pemerintah tak Ada Proyek di 2022 yang Tidak Terlaksana

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Sepanjang tahun anggaran 2021 lalu, ada sejumlah proyek yang tidak dilaksanakan. Padahal, proyek yang tidak terlaksana itu tercantum...
Read More
Warga Desa Bontoyeleng Terima Beras BPNT Berwarna Kuning

Warga Desa Bontoyeleng Terima Beras BPNT Berwarna Kuning

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Bontonyeleng dikeluhkan warga, pasalnya beras yang mereka terima dianggap tidak layak...
Read More
Wakil Ketua DPRD Bulukumba Serap Aspirasi Masyarakat Melalui Musrenbang Kelurahan

Wakil Ketua DPRD Bulukumba Serap Aspirasi Masyarakat Melalui Musrenbang Kelurahan

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Wakil Ketua DPRD Bulukumba, H Patudangi Azis, memastikan jika program kegiatan yang direncanakan 2021 yang tidak terealisasi dapat...
Read More
HIMPAUDI Harap Pemerintah Beri Perhatian Kesejahteraan Guru PAUD

HIMPAUDI Harap Pemerintah Beri Perhatian Kesejahteraan Guru PAUD

BULUKUMBA, KKUMANIKA.com-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba diharapkan dapat memberikan perhatian kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Dimana keberadaan guru...
Read More
PSC Bulukumba Beri Jaminan Layanan 24 Jam

PSC Bulukumba Beri Jaminan Layanan 24 Jam

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba terus memperbaiki pelayanan ke masyarakat. Salah satunya Public Safety Center (PSC) yang merupakan ujung...
Read More
Ketua Agra Mengapresiasi Polres Bulukumba Mengungkap Terduga Pelaku Tabrak Lari

Ketua Agra Mengapresiasi Polres Bulukumba Mengungkap Terduga Pelaku Tabrak Lari

BULUKUMBA, KUMANIKA.com- Ketua Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), Rudi Tahas alias Injet, mengapresiasi gerak cepat Polres Bulukumba dalam mengungkap kasus...
Read More
BKKBN Bantaeng Buka Pelatihan Konseling KB bagi Kader IMP

BKKBN Bantaeng Buka Pelatihan Konseling KB bagi Kader IMP

BANTAENG, KUMANIKA.com-- Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin didampingi Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Faizal Fahmi, baru saja membuka secara...
Read More
Majelis Ilmu oleh Komunitas BMB bersama KBO Binmas Polres Bulukumba

Majelis Ilmu oleh Komunitas BMB bersama KBO Binmas Polres Bulukumba

BULUKUMBA, KUMANIKA.com-- Kaur Bin Ops Binmas Polres Bulukumba, beserta Komunitas Bikers Muslim Bulukumba, menggelar kegiatan yang bertajuk majelis ilmu, Selasa...
Read More

6 Tahun Buron, Tersangka Kasus Kapal 30 GT Akhirnya di Tangkap

  • Bagikan

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Setelah lama menjadi buron, tersangka kasus pengadaan kapal nelayan 30GT di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, H Arifuddin alias ARF, akhirnya ditangkap, Senin (24/5/2021).

Setelah mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, pada tahun 2016, H Arifuddin ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) selama 6 tahun lamanya.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi Sulsel, Idil, melalui press release-nya, mengatakan, H Arifuddin ditangkap di halaman parkir Rumah Sakit Siloam Makassar.

ARF ditangkap oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Herdian Rahardi, bersama Idil, (Kasi Penkum), Reskiyana Ramayanti, Anas, dan dibantu Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jeneponto.

“Tersangka ARF selaku Direktur PT Phinisi Semesta Bulukumba diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Kapal Penangkap Ikan 30 GT sebanyak 2 (dua) unit  (INKA MINA 491) pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bulukumba Tahun Anggaran 2012 dengan jumlah anggaran sebanyak Rp2,4 miliar,” beber Idil.

Baca Juga:  Pejabatnya Jadi Tersangka Korupsi, Bupati: Biarkan Penegak Hukum Membuktikan

Idil menambahkan, penanganan perkara Tipikor ini, khusus tersangka ARF, sementara proses penyidikan oleh Penyidik Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan kerugian keuangan negara sekitar Rp. 424.000.000.

“Selanjutnya, tersangka ARF diserahkan kepada Penyidik Kejaksaan Negeri Bulukumba untuk dilanjutkan proses penyidikannya,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, selain H Arifuddin, juga ada mantan Kadis Kelautan dan Perikanan Bulukumba, H Sabir yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bulukumba.

Saat ini, berkas H Sabir telah berproses di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Karena dianggap kooperatif, sehingga tak dilakukan penahanan.

Baca Juga:  Melihat Potensi Bulukumba, DPRD Bombana Kunker Ke Pemda Bulukumba

Jika sesuai jadwal, kasus ini kembali disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Selasa (25/5/2021).

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Andi Thirta Massaguni, yang dikonfirmasi, membenarkan hal itu.

Agenda sidang kali ini masih mendengar keterangan saksi.

“Iya, besok kembali dilakukan agenda persidangan, mendengar keterangan saksi,” kata Thirta, yang juga merupakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus ini.

Ada dua orang saksi yang bakal dihadirkan. Mereka adalah Bendahara Dinas Kelautan dan Perikanan Bulukumba tahun 2012, Hanis, dan juga Konsultan Pengawas, Ahmad.

Soal penangkapan H Arifuddin, Andi Thirta juga membenarkan. Ia mengaku sedang dalam perjalanan ke Makassar untuk menjemput tersangka.

Reporter: IKM

  • Bagikan
error: Content is protected !!