Home / HUKUM

Selasa, 25 Mei 2021 - 11:32 WIB

6 Tahun Buron, Tersangka Kasus Kapal 30 GT Akhirnya di Tangkap

BULUKUMBA, KUMANIKA.com— Setelah lama menjadi buron, tersangka kasus pengadaan kapal nelayan 30GT di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, H Arifuddin alias ARF, akhirnya ditangkap, Senin (24/5/2021).

Setelah mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, pada tahun 2016, H Arifuddin ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) selama 6 tahun lamanya.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi Sulsel, Idil, melalui press release-nya, mengatakan, H Arifuddin ditangkap di halaman parkir Rumah Sakit Siloam Makassar.

ARF ditangkap oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Herdian Rahardi, bersama Idil, (Kasi Penkum), Reskiyana Ramayanti, Anas, dan dibantu Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jeneponto.

“Tersangka ARF selaku Direktur PT Phinisi Semesta Bulukumba diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Kapal Penangkap Ikan 30 GT sebanyak 2 (dua) unit  (INKA MINA 491) pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bulukumba Tahun Anggaran 2012 dengan jumlah anggaran sebanyak Rp2,4 miliar,” beber Idil.

Baca Juga:  Program WIFI Gratis Diskominfo Bulukumba Memberikan Dampak Positif ke Masyarakat

Idil menambahkan, penanganan perkara Tipikor ini, khusus tersangka ARF, sementara proses penyidikan oleh Penyidik Kejaksaan Negeri Bulukumba dengan kerugian keuangan negara sekitar Rp. 424.000.000.

“Selanjutnya, tersangka ARF diserahkan kepada Penyidik Kejaksaan Negeri Bulukumba untuk dilanjutkan proses penyidikannya,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, selain H Arifuddin, juga ada mantan Kadis Kelautan dan Perikanan Bulukumba, H Sabir yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bulukumba.

Saat ini, berkas H Sabir telah berproses di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Karena dianggap kooperatif, sehingga tak dilakukan penahanan.

Baca Juga:  Kapolres Jadi Penerima Vaksin Pertama di Mapolres Bulukumba

Jika sesuai jadwal, kasus ini kembali disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Selasa (25/5/2021).

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Andi Thirta Massaguni, yang dikonfirmasi, membenarkan hal itu.

Agenda sidang kali ini masih mendengar keterangan saksi.

“Iya, besok kembali dilakukan agenda persidangan, mendengar keterangan saksi,” kata Thirta, yang juga merupakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus ini.

Ada dua orang saksi yang bakal dihadirkan. Mereka adalah Bendahara Dinas Kelautan dan Perikanan Bulukumba tahun 2012, Hanis, dan juga Konsultan Pengawas, Ahmad.

Soal penangkapan H Arifuddin, Andi Thirta juga membenarkan. Ia mengaku sedang dalam perjalanan ke Makassar untuk menjemput tersangka.

Reporter: IKM

Share :

Baca Juga

HUKUM

Gowa-Maros Berganti, Berikut 5 Daerah Lainnya yang Dijabat Kajari Baru

HUKUM

Kejaksaan Dinilai Mengada-ada Tetapkan Muh Sabir Sebagai Tersangka Korupsi

HUKUM

Sat Narkoba Polres Bulukumba Tetapkan Oknum Polisi sebagai Tersangka

HUKUM

Dua Mobil Mewah Tersangka Kredit Fiktif Disita Kejati Sulsel

DAERAH

Seorang Tahanan Kabur Dari Polsek Kindang Bulukumba

HEADLINE

Seorang Pemuda di Bulukumba Diserang Pria Misterius

HUKUM

Tujuh Anak Buah John Kei Belum Tertangkap, Polisi: Masih Pengejaran

HUKUM

Ernawati Beberkan Aliran Dana BOK Dinkes Bulukumba
error: Content is protected !!