28 Pesien Covid-19 Meninggal Dipastikan Tidak Dapat Santunan

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Sebanyak 28 pesien Covid-19 di Kabupaten Bulukumba yang meninggal dunia dipastikan tidak akan mendapatkan santunan dari Dinas Sosial Bulukumba.

Tidak adanya santunan untuk ahli waris korban Covid-19 ini lantaran tidak adanya realisasi anggaran yang di usulan Dinas Sosial Bulukumba.

Kepala Dinas Sosial Bulukumba, Syarifuddin membenarkan jika tak satupun keluarga korban pesien Covid-19 yang meninggal dunia mendapatkan santunan.

Baca Juga:  Stop Generasi Balita Pendek, Pemkab Bantaeng Gelar Rembuk Stunting

“Tidak ada realisasi dari yang telah kami usulkan,” Ujarnya ke Kumanika.com melalui pesan Whatsapp. Kamis, 4 Maret 2021.

Diketahui, Kementerian Sosial (Kemensos) menghentikan pemberian santunan bagi ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dunia berdasarkan Surat Edaran Nomor 150/3.2 BS.01.02/02/2021 tentang Rekomendasi dan Usulan Santunan Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Covid-19.

Dimana untuk tahun anggaran 2021 tidak tersedia alokasi anggaran santunan korban meninggal dunia akibat Covid-19 bagi ahli waris sehingga terkait dengan rekomendasi dan usulan yang disampaikan oleh Dinsos Provinsi/Kab/Kota sebelumnya tidak dapat ditindaklanjuti.

Baca Juga:  Ibu dan Calon Bayinya Meninggal di RSUD Bulukumba, Keluarga Sebut Terlambat Ditangani Medis

Sebelumnya, Kemensos menerbitkan Surat Edaran Kementerian Sosial Republik Indonesia Nomor 427/3.2/BS.01.02/06/2020, tentang Penanganan Perlindungan Sosial Bagi Korban Meninggal Dunia Akibat Covid-19.

Setiap keluarga atau ahli waris dari korban pasien Covid-19 yang meninggal dunia berhak atas uang santunan sejumlah Rp 15 juta per jiwa.

Reporter: NDA

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template