2.079 Dosis Vaksin Sinovac Covid-19 tiba di Bulukumba

BULUKUMBA, KUMANIKA.com– Sebanyak 2.079 dosis Vaksin Sinovac Covid-19 telah tiba di Kabupaten Bulukumba, Rabu, (27/1/2021).

Pengiriman Vaksin yang dikawal porsenil Polda Sulsel tiba di gudang farmasi kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba pukul 17.30 Wita.

Vaksin dibawa oleh tim vaksinasi Provinsi Sulawesi-selatan menggunakan satu mobil box pengantar vaksin.

Ketua tim Vaksinasi Provinsi Sulawesi-selatan, dr Nurul mengatakan, alokasi untuk Bulukumba sebanyak 2079 Dosis.

“Alokasi Bulukumba itu ada 2079 Dosis atau kalau kita pakai kotak ada 2 kotak. 1 kotak isi 40 dosis untuk 20 orang,” katanya.

Kata dia, vaksin dibawa langsung dari Makassar menggunakan mobil khusus pengantar vaksin Provinsi Sulawesi-selatan untuk menjaga suhu tetap stabil.

Baca Juga:  Laka di Bulukumba Nyaris Renggut Dua Nyawa, Kasat Lantas: Coba Tanya Penyidik atau Kanitnya

“Yang jelas yang harus kita pastikan terkait dengan suhu pasti kan stabil ya, makanya kami gunakan mobil khusus untuk pengangkut vaksin. Jadi yang kawal itu tim dari Provinsi Sulsel bersama dengan Polda dan timnya,” ujarnya.

Hari ini tim vaksinasi mengantar mulai di Kabupaten Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan terakhir Sinjai.

Untuk besok bakal menjalani tiga rute untuk tiga Kabupaten dan terakhir hari Jumat satu rute untuk lima Kabupaten.

“Kita hari ini mulai dari takalar Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan Sinjai. Besok kita ada tiga rute kemudian terakhir hari Jumat kita ada satu rute lima Kabupaten jadi total kita semua 24 Kabupaten Kota,” jelasnya.

Baca Juga:  Sidak, Wabup Bulukumba Hanya Temukan 40 Persen ASN Berkantor

Sementara, Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali mengatakan jika Vaksin Sinovac hari ini telah tiba di Kabupaten Bulukumba dan sementara waktu disimpan di Dinas Kesehatan.

“Hari ini vaksin tiba di Bulukumba karena di mulai dari Takalar Jeneponto Bantaeng dan Bulukumba,” terangnya.

Untuk penggunaan Vaksin sendiri, menurut Bupati dua periode ini. Akan mengacu pada rencana awal yakni pada Februari mendatang.

“Vaksinasi dimulai tetap awal Februari. Dimulai dari tenaga kesehatan,” pungkasnya.

Reporter: NDA

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Education Template